Diantara rintisan hujan yang beradu turun menjatuhi bumi
Titik titik jemu menyusul membanjiri pikiranku
Hingga Kusuratkan pada bayang tersembunyi
aku melihat putaran sejarah tiga tahun ke belakang bersamaan memutarnya bayang hingga tepat menghadapku penuh cerita.
Menyelipkan senyum diantara kejemuan
Lihatlah! Akan kau temukan diriku sedang menulis puisi,
Untukmu bertinta pelangi.
Nyawaku ikut melebur disetiap warna yang tergores
Kuberikan pada waktu yang mengatur alurnya
Meski Jauh tertinggal diujung waktu yang tak tentu
Titik titik jemu menyusul membanjiri pikiranku
Hingga Kusuratkan pada bayang tersembunyi
aku melihat putaran sejarah tiga tahun ke belakang bersamaan memutarnya bayang hingga tepat menghadapku penuh cerita.
Menyelipkan senyum diantara kejemuan
Lihatlah! Akan kau temukan diriku sedang menulis puisi,
Untukmu bertinta pelangi.
Nyawaku ikut melebur disetiap warna yang tergores
Kuberikan pada waktu yang mengatur alurnya
Meski Jauh tertinggal diujung waktu yang tak tentu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar